Internet Njengking, Telkom Dijual Saja
Februari 29th, 2008 by Ndoro KakungBisa dipastikan ribuan, mungkin jutaan, pengguna Internet di Indonesia misuh-misuh hari ini. Jalur Internet keluar negeri njengking. Penyebabnya, serat optik di bawah laut pada jalur Jakarta-Palembang terputus di beberapa tempat.
Gangguan sudah terdeteksi sejak 20 Februari lalu pada Ring Jasuka (Jakarta-Tanjung Pandan-Pontianak-Batam-Pekanbaru-Palembang-Baturaja-Lampung-Jakarta), khususnya ruas Jakarta-Tanjung Pandan.
Telkom sempat mengalihkan trafik Internet melalui rute terestrial Jakarta-Lampung-Palembang-Pekanbaru-Dumai-Batam. Tapi jalur ini juga mengalami gangguan akibat pembangunan jalan layang di Palembang, Sumatera Selatan. Lengkap sudah kebuntuan.
Walhasil, para pemakai jalur digital tak bisa membuka situs-situs di luar negeri. Tak bisa memanfaatkan mesin pencari Google, buka Gmail, tak bisa ceting dan buka email di Yahoo!. Padahal siapa sih, yang tak pakai Google? Siapa sih yang emailnya tak pakai Gmail atau Yahoo! mail?
Para bloger yang numpang hosting di Blogspot hari ini juga merana dalam keputusasaan. Bengong dalam kehampaan. Begitu juga para bloger yang memakai jasa hosting di luar negeri. Hahaha … ke laut aja. Hari ini kita merayakan apa yang disebut kiamat kecil, saudara-saudara.
Berbahagialah para penyedia layanan Internet (web, blog, email) lokal, seperti Dagdigdug ini. Mereka masih bisa diakses dari dalam negeri. Para bloger yang indekos tak kesulitan memperbarui, menyunting, dan baca-baca blog lain di jaringan yang sama.
Kalau sudah begini, kita layak melayangkan pisuhan pada Telkom, yang katanya “world class service” itu — halah, world class dari Hong Kong. Lah wong ngurusin beginian saja ndak becus.
Bukankah sebagai operator besar mestinya mereka punya rencana cadangan sehingga kalau terjadi apa-apa seperti sekarang ini, konsumen tak dirugikan? Dasar perusahaan pelat merah yang tahunya cuma menangguk untung tanpa mempedulikan layanan pelanggan.
Rasanya tak berlebihan bila saham Telkom itu dijual saja [privatisasi] ke orang asing sekalian. Ndak usah mikir nasionalisme. Ndak usah mikir dituduh menjual bangsa sendiri.
Layanan pelanggan itu segalanya, Bung! Ndak usah pakai alasan nasionalisme dan cinta tanah air. Seandainya manajemen Telkom jadi lebih baik di tangan orang asing, kenapa takut privatisasi?
Posted in asal |

Februari 29th, 2008 at 9:48 pm
Emang ‘World Class’ itu dari hongkong ya? Bukan dari Garut?
Februari 29th, 2008 at 9:59 pm
ndak bisa cetingan, ndak bisa browsing, ya ndak pa apa… dibikin enjoy aja
**maenan sudoku**
Februari 29th, 2008 at 11:12 pm
Bikin gue betheeeee seharian, jadinya ngenet di warnet yang gak pakai speedy, speedy bukan internet biasa heeee heeee
Maret 2nd, 2008 at 4:22 pm
Galak bener….
Maret 3rd, 2008 at 12:08 am
kok koneksi saya gak apa-apa yah?
Maret 3rd, 2008 at 4:03 pm
dagdigdug gak bermasalah yach… kalo mo jadi member dagdigdug gimana caranya???… harus orang jawa kah???… soalnya pada ngomong jawa semua… saya bukan orang jawa… halllllaaaaahhhh… iki opo toh… bawa2 ras segala, hakahkahakhak… ammmpunn, ini serius nich… biar besok2 gak bete kalo koneksi speedy ngadat lagi…
kalo nggak solusi lain mah ganti provider kali yah… Ahhh, jadi member dagdigdug sepertinya lebih menarik… banyak orang gokil seperti diriku soalnya disitu… hikhikhikhik…
Maret 3rd, 2008 at 9:13 pm
Telkom.., obral murah ajalah…
Maret 4th, 2008 at 11:42 am
emang yang namanya telkom ngeselin banget…
tul kan!!!!!!
Maret 19th, 2008 at 9:30 pm
telkom? ah oke bgt. Kecelakaan khan hal yg bisa terjadi dimana2 heheuuu kabur ah.
Maret 24th, 2008 at 5:17 pm
bisa njengking ya…
kalah kucing
April 22nd, 2008 at 4:44 pm
Telkom = nggaThELi Komputer